ANALISIS KELAYAKAN SISTEM DAN ANALISIS USE CASE

BAGIKAN:

Ketika sistem analis selesai menyusun dokumen kebutuhan sistem, maka tahap desain sistem bisa dimulai.

ANALISIS BAGIAN III (ANALISIS KELAYAKAN SISTEM) DAN ANALISIS USE CASE
Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay
Analisis Bagian III (Analisis Kelayakan Sistem) Dan Analisis Use Case - Ketika sistem analis selesai menyusun dokumen kebutuhan sistem, maka tahap desain sistem bisa dimulai. Namun tidak semua kebutuhan sistem yang didefinisikan pada tahapan analisis kebutuhan sistem layak untuk dikembangkan pada sistem informasi. Harus ada mekanisme untuk menjustifikasi apakah kebutuhan sistem yang dibuat layak untuk dilanjutkan menjadi sistem atau tidak. Tahapan inilah yang sering kita sebut sebagai tahapan analisis kelayakan atau studi kelayakan.

STUDI KELAYAKAN

Dokumen yang dihasilkan dari tahapan-tahapan sebelumnya dikumpulkan menjadi suatu proposal pendahuluan proyek. Untuk memastikan menjadi suatu proposal pendahuluan proyek. Untuk memastikan usulan tersebut bisa diteruskan menjadi proyek yang menguntungkan maka proposal proyek harus dievaluasi kelayakannya dari berbagai segi kelayakan, di antaranya:
  1. Kelayakan teknis
  2. Kelayakan operasional
  3. Kelayakan ekonomi
  4. Kelayakan hukum

KELAYAKAN TEKNIS

Kelayakan teknis menyoroti kebutuhan sistem yang telah disusun dari aspek teknologi yang akan digunakan. Jika teknologi yang dikehendaki untuk pengembangan sistem merupakan teknologi yang mudah didapat, murah, dan tingkat pemakaiannya mudah, maka secara teknis usulan kebutuhan sistem bisa dinyatakan layak. Untuk mempermudah melakukan studi kelayakan teknis, biasanya digunakan pedoman pertanyaan-pertanyaan berikut:
  1. Apakah teknologi yang dibutuhkan sudah tersedia?
  2. Apakah teknologi yang akan digunakan ini dapat berintegrasi dengan teknologi yang sudah ada?
  3. Apakah sistem yang sudah ada dapat dikonversikan ke sistem dengan teknologi baru?
  4. Apakah organisasi memiliki orang yang menguasai teknologi baru ini?

KELAYAKAN OPERASIONAL

Kelayakan operasional menyangkut beberapa aspek. Untuk disebut layak secara operasional, usulan kebutuhan sistem harus benar-benar bisa menyelesaikan masalah yang ada di sisi pemesan sistem informasi. Di samping  itu, informasi yang dihasilkan oleh sistem harus merupakan informasi yang benar-benar dibutuhkan oleh pengguna tepat pada saat pengguna menginginkannya. Beberapa pertanyaan yang bisa jadi pedoman antara lain:
  1. Apakah sistem dapat memenuhi tujuan organisasi untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan?
  2. Apakah sistem dapat diorganisasikan untuk menghasilkan informasi pada saat yang tepat untuk setiap orang yang membutuhkannya?
Aspek lain yang perlu dipertimbangkan adalah aspek psikologis. Aspek ini menyangkut aspek penerimaan sistem informasi oleh orang-orang yang ada di dalam organisasi.

Beberapa pertanyaan yang bisa jadi pedoman adalah:
  1. Apakah sistem baru memerlukan restrukturisasi organisasi dan bagaimana akibat strukturisasi ini terhadap orang-orang yang ada di organisasi?
  2. Apakah diperlukan pelatihan atau pelatihan ulang?
  3. Apakah personel di dalam organisasi dapat memenuhi kriteria untuk sistem baru? 

KELAYAKAN EKONOMI

Aspek yang paling dominan dari aspek kelayakan yang lain adalah kelayakan ekonomi. Tak dapat disangkal lagi motivasi pengembangan sistem informasi pada perusahaan atau organisasi adalah motif keuntungan. Dengan demikian aspek untung rugi jadi pertimbangan utama dalam pengembangan sistem. Kelayakan ekonomi berhubungan dengan return on investment atau berapa lama biaya investasi dapat kembali. Analisis kelayakan ekonomi juga akan mempertimbangkan apakah bermanfaat melakukan investasi ke proyek ini atau kita harus melakukan sesuatu yang lain. Suatu proyek yang besar biasanya lebih menekankan kelayakan ekonomi karena umumnya berhubungan dengan biaya yang terbilang besar.

Untuk menganalisis kelayakan ekonomi digunakan kalkulasi yang dinamakan Cost Benefit Analysis atau Analisis Biaya dan Manfaat. Adapun tujuan dari analisis biaya dan manfaat ini adalah untuk memberikan gambaran kepada pengguna apakah manfaat yang diperoleh dari sistem baru "lebih besar" dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan. Pada analisis biaya dan manfaat, ada beberapa metode kuantitatif yang digunakan untuk menentukan standar kelayakan proyek. Metode kuantitatif yang dapat digunakan adalah:
  1. Analisis Payback (Payback Period)
  2. Analisis Net Present Value
  3. Return On Investment (ROI)
  4. Internal Rate of Return (IRR)

PAYBACK PERIOD

Payback period adalah uji kuantitatif yang digunakan untuk menghitung jangka waktu yang diperlukan untuk membayar kembali biaya investasi yang telah dikeluarkan.

RETURN ON INVESTMENT

Return On Investment (ROI) adalah besarnya keuntungan yang bisa diperuleh (dalam %) selama periode waktu yang telah ditentukan untuk menjalankan proyek. Untuk menghitungnya digunakan rumus:
ROI= (Total Manfaat - Total Biaya)/Total Biaya
Jika dinyatakan dalam persen (%)

Jika nilai ROI bernilai positif maka ROI akan dianggap layak, jika bernilai negatif maka akan dianggap tidak layak.

ANALISIS NET PRESENT VALUE (NPV)

Ada beberapa terminologi yang perlu dipelajari, diantaranya:
  1. Present Value:
    Nilai sekarang dari penerimaan (uang) akan didapat pada tahun mendatang.
  2. Net Present Value:
    Selisih antara penerimaan dan pengeluaran per tahun.
  3. Discount Rate:
    Bilangan yang digunakan untuk mendiskon penerimaan yang akan didapat pada tahun mendatang menjadi nilai sekarang.

INTERNAL RATE OF RETURN/IRR

Merupakan metode yang memerhatikan nilai waktu dari uang. Pada metode NPV, tingkat bunga yang diinginkan telah ditetapkan sebelumnya, sedang pada metode IRR justru tingkat bunga tersebut yang akan dihitung. Tingkat bunga yang akan dihitung ini merupakan tingkat bunga yang akan menjadikan jumlah nilai sekarang dari tiap-tiap proceed yang didiskontokan dengan tingkat bunga tersebut sama besarnya dengan nilai sekarang dari initial cash outflow (nilai proyek). Atau dengan kata lain tingkat bunga ini adalah merupakan tingkat bunga persis investasi bernilai impas, yaitu tidak menguntungkan dan juga tidak merugikan. Tingkat bunga impas inilah yang disebut sebagai Internal Rate of Return (IRR). Dalam perbandingan antara IRR dengan tingkat bunga pengembalian (rate return), jika IRR lebih besar dari rate return, maka investasi disimpulkan menguntungkan. 


ANALISIS USE CASE

Use case adalah metode berbasis teks untuk menggambarkan dan mendokumentasikan proses yang kompleks. Use case manambahkan detail untuk kebutuhan yang telah dituliskan pada definisi sistem kebutuhan. Use case dikembangkan oleh analis sistem bersama-sama dengan pengguna. Pada tahapan selanjutnya, berdasarkan use case ini, analis menyusun model data dan model proses.

PERANAN USE CASE

Semua kemungkinan tanggapan terhadap suatu kejadian didokumentasikan. Use case sangat berguna ketika situasi yang dianalisis sangat kompleks. Sebuah use case terdiri dari elemen-elemen berikut:
  1. Informasi Dasar
    • Nama, jumlah, dan deskripsi singkat.
    • Trigger kejadian yang menyebabkan adanya use case.
    • Trigger eksternal, yaitu trigger yang berasal dari luar sistem.
    • Trigger temporal, yaitu kejadian yang berbasis waktu.
    • Sudut pandang use case harus konsisten.
  2. Input-Output Utama
    • Asal dan tujuan.
    • Tujuan harus lengkap dan komprehensif.
  3. Detail
    • Harus ada detail dari langkah-langkah yang harus dilakukan berikut data masukan dan keluarannya.  

PROSES PENGEMBANGAN USE CASE

Proses pengembangan use case meliputi beberapa langkah berikut:
  1. Identifikasi use case utama.
  2. Identifikasi setiap langkah dalam setiap use case.
  3. Identifikasi elemen-elemen dalam setiap langkah.
  4. Konfirmasikan use case.
  5. Ulangi langkah-langkah di atas secara iteratif.


Al Fatta, Hanif. 2007. Analisis & Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta: ANDI

KOMENTAR

BLOGGER

PENCARIAN

Nama

3P's Secret for Scholarship Hunter,3,Agama,3,Agama Islam,2,Akuntansi,53,Analisis dan Perancangan Sistem Informasi,86,Anchor!,1,Bagaimana Cara,1,Bahasa Indonesia,29,Bahasa Inggris,2,Bing,12,Biologi SMP/MTS VII,3,Bola Energi,1,Buku,2,Buku Impian,1,Cara Bahasa Inggris,1,Cara Membuat,1,Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Bahasa Inggris,1,Contoh Kalimat Pasif Dalam Bahasa Inggris,1,Contoh Undangan Surat Dinas,1,Dahsyatnya Sedekah,1,Dasar Ilmu Komputer,4,DOS dan Windows,5,how to,1,Hypnotic Writing,1,Intelegensi Buatan,40,internet,2,Jaringan,2,Jaringan Komputer,7,Java,13,Kalimat Aktif Dan Pasif,1,Kalimat Pasif dalam Bahasa Inggris,1,Kata Konjungsi,2,Kekuatan Keyakinan,1,Kekuatan Visualisasi,1,Komputer,55,Konflik dan Office Idiots,9,Kuliah,228,Lampiran-Lampiran,8,Manajemen Informatika,230,Manajemen Strategik,9,Manajemen Sumber Daya Manusia,3,Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik,3,Mengadakan Rapat Dengan Office Idiot,2,Menulis Surat Resmi,1,My 365 Days in Qatar,5,Neo Technology,1,Notes From Qatar Limited Edition,36,Office Idiots,29,Office Idiots Dan Miskomunikasi Mereka,11,Other,59,Pascal,8,Pelamar Kerja Yang Idiot,2,Pemograman,26,Pemrograman,44,Pengenalan Komputer,5,Penggunaan Kata,1,Penggunaan Kata a dan an,1,Penggunaan Kata are,1,Penggunaan Kata di,1,Penggunaan Kata is dan are,1,Penggunaan Kata pun,1,Penggunaan Kata The,1,Penggunaan Kata was,1,Penutup,1,Perilaku Kelompok dalam Organisasi,14,Perilaku Organisasi,14,Pewawancara Yang Idiot,2,Review Buku,7,Revolusioner! Mudah Cari Pekerjaan,66,Sabar Sedikit Lagi Siapa Tahu Berikutnya Impian Itu Akan Datang,1,SARAN-SARAN PEMBUATAN CL (COVER LETTER) DAN CV (CURRICULUM VITAE),22,Senyumlah dan Dapatkan Pekerjaan Itu dengan Mudah,1,Siapa Idiot baru Ini?,2,Simulasi CAT,3,Sistem Informasi,40,Sistem Informasi dan Intelegensi Buatan,44,Surat Resmi,1,Tentang Penulis,1,Tips,5,Top Modul Lolos Test CPNS,3,Wawancara? Siapa Takut!,1,
ltr
item
HanifSky: ANALISIS KELAYAKAN SISTEM DAN ANALISIS USE CASE
ANALISIS KELAYAKAN SISTEM DAN ANALISIS USE CASE
Ketika sistem analis selesai menyusun dokumen kebutuhan sistem, maka tahap desain sistem bisa dimulai.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSrnNF2GVwILSqHHze7vYJuHHymanpd9ssgdkZC0k7ZLefWf3a8Mh4-z9hkDK3Tqp6SMkrogdEc9tcFeIznfL3JhSZGn3UqzRGiW6N03ZwdhoRSyWwHpMXtX0aCMIahfgXoj2Rpg9n7lz4/s1600/ANALISIS+BAGIAN+III+%2528ANALISIS+KELAYAKAN+SISTEM%2529+DAN+ANALISIS+USE+CASE.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSrnNF2GVwILSqHHze7vYJuHHymanpd9ssgdkZC0k7ZLefWf3a8Mh4-z9hkDK3Tqp6SMkrogdEc9tcFeIznfL3JhSZGn3UqzRGiW6N03ZwdhoRSyWwHpMXtX0aCMIahfgXoj2Rpg9n7lz4/s72-c/ANALISIS+BAGIAN+III+%2528ANALISIS+KELAYAKAN+SISTEM%2529+DAN+ANALISIS+USE+CASE.png
HanifSky
https://hanifsky.blogspot.com/2011/05/analisis-kelayakan-sistem-dan-analisis-use-case.html
https://hanifsky.blogspot.com/
https://hanifsky.blogspot.com/
https://hanifsky.blogspot.com/2011/05/analisis-kelayakan-sistem-dan-analisis-use-case.html
true
7876875396099374687
UTF-8
Memuat Semua Postingan Postingan Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Selengkapnya Balas Batal Hapus Oleh Beranda HALAMAN POSTINGAN Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN LABEL ARSIP CARI SEMUA POSTINGAN Tidak ditemukan postingan yang cocok dengan permintaan Anda Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Febuari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ menit yang lalu 1 jam yang lalu $$1$$ jam yang lalu Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM INI TERKUNCI LANGKAH 1: Bagikan ke media sosial LANGKAH 2: Klik tautan di media sosial Anda Salin Semua Code Pilih Semua Code Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode / teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin Daftar Isi