Struktur Kelompok
Struktur Kelompok - Struktur kelompok membentuk perilaku dari anggota
dan memungkinkan dapat menjelaskan sebagian besar dari perilaku seseorang dalam
kelompok demikian juga prestasi dari kelompok itu sendiri.
Kepemimpinan Formal
Pemimpin mempunyai peranan penting dan
menentukan keberhasilan tugas kelompok. Seberapa jauh pinpinan formal tersebut
mampu untuk mempengaruhi, mengarahkan dan mengendalikan bawahannya.
Peran
Peran merupakan pola perilaku yang diharapkan
yang berhubungan dengan kedudukan seseorang di dalam suatu organisasi.
Seseorang sering kali memiliki posisi lebih dari satu macam organisasi.
Banyaknya peran yang dimiliki seseorang menyebabkannya harus mampu untuk
merubah perilakunya sesuai dengan peran yang dimainkannya.
Konflik Peran
Adakalanya beberapa
peran yang dimiliki seseorang terjadi adanya pertentangan sehingga menimbulkan
adanya konflik peran. Misalnya, seseorang yang menjabat sebagai kepala
subbagian yang juga menjabat sebagai ketua serikat pekerja merupakan dua peran
yang sangat potensial menimbulkan adanya konflik peran. Konflik peran terjadi
manakala adanya tuntutan dari karyawan misalnya tentang kenaikan upah,
sementara dari atas yaitu manajer mendesak agar tuntutan kenaikan upah tersebut
tidak usah dipenuhi karena kemampuan perusahaan yang tidak memungkinkan.
Identitas peran ialah sikap dan perilaku nyata
seseorang yang konsisten dengan posisi yang sedang seharusnya dilakukan. Orang
pada umumnnya memiliki kemampuan untuk menyesuaikan perannya dengan cepat
ketika ia menyadari bahwa posisinya menuntut seperti itu. Misalnya seorang
karyawan yang menjabat sebagai ketua serikat pekerja, kemudian ia dipromosikan
sebagai kepala bagian maka akan ada perubahan sikap dari pro-karyawan menjadi
pro-manajemen.
Persepsi Peran
Persepsi peran merupakan pandangan seseorang
tentang bagaimana seharusnya ia bersikap dan berperilaku atas suatu posisi
tertentu dalam organisasi. Banyaknya peran yang dimiliki seseorang, terjadinya
konflik peran, identitas peran dan persepsi peran akan mempengaruhi perilaku
dan prestasinya yang sekaligus juga akan berpengaruh terhadap prestasi
kelompoknya.
Jenis-Jenis Peran
Peran dibedakan menjadi dua jenis yaitu peran
tugas dan peran pemeliharaan. Yang
termasuk peran tugas adalah:
- Inisiating (berprasangka)
- Seeking information or opinion (mencari
informasi atau pendapat)
- Giving information or opinion (member
informasi atau pendapat)
- Clarifling and elaborating (menjelaskan
dan mengelaborasi)
- Summarizing (membuat ringkasan)
- Consesus (menguji consensus)
Adapun yang termasuk peran pemeliharaan ialah.
- Harmonizing (membuat harmoni)
- Gatekeeping (penjagaan)
- Encouraging ( mendorong)
- Compromizing (kompromi)
- Standard setting ( menetapkan standar )
Norma
Norma ialah standar perilaku yang
tertulis yang diterima bersama oleh para anggota kelompok, sebagai pedoman bagi
para anggota kelompok mengenai apa yang harus di lakukan dan apa yang tidak boleh di lakukan. Oleh
sebab itu norma sangat berpengaruh terhadap perilaku.Jika norma telah diterima oleh anggota kelompok, maka norma tersebut berfungsi sebagai alat untuk mempengaruhi dan mengendalikan perilaku anggotanya.
Baca juga Faktor-faktor yang Dapat Meningkatkan Kohesivitas/Kepaduan
Posting Komentar untuk "Struktur Kelompok"
Posting Komentar
Berkomentarlah yang membangun!