3 Kata Ajaib: Maaf, Tolong, Dan Terima Kasih

BAGIKAN:

Notes From Qatar kali ini akan membahas tentang tiga kata sakti yang sering terlupakan oleh kita, yaitu "maaf", "tolong", dan "terima kasih".

3 Kata Ajaib: Maaf, Tolong, Dan Terima Kasih
Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay

3 Kata Ajaib: Maaf, Tolong, Dan Terima Kasih
-
  Notes From Qatar
kali ini akan membahas tentang tiga kata sakti yang sering terlupakan oleh kita, yaitu "maaf", "tolong", dan "terima kasih". Ketiganya adalah kata-kata yang terlihat sederhana, namun sebenarnya memiliki arti yang sangat besar dan bermakna positif bagi siapa saja yang mendengarnya. Kalau memang bermakna positif, tapi mengapa kata-kata tersebut kadang sangat sulit keluar dari mulut kita ya?

Maaf

Maaf
Gambar oleh Arek Socha dari Pixabay

Manusia adalah tempatnya salah dan khilaf, seperti ungkapan terkenal "nobody's perfect". Dari mulai tukang becak sampai seorang presiden sekalipun, pasti pernah berbuat kesalahan. Bahkan, Nabi Muhammad saw, pemimpin terhebat dan terbesar umat manusia sepanjang sejarah, pernah membuat kesalahan dan ditegur oleh Allah sewaktu beliau memalingkan pandangan dari seorang buta bernama Abdullah bin Ummi Maktum yang ingin mendapat pengajaran tentang Islam.

Digambarkan saat itu Rasulullah berwajah masam dan memalingkan pandangan dari si buta karena sedang menjamu para pembesar suku Quraisy. Atas sikapnya ini, Allah menegur beliau yang diabadikan di dalam Al-Qur'an Surat ke 80, 'Abasa. Inilah yang membedakan antara manusia biasa dengan seorang Nabi. Di saat seorang Nabi melakukan kesalahan, Sang Maha Pencipta yang langsung memberikan teguran dengan cara-Nya.

Kalau seorang Nabi saja yang sebenarnya terjaga dari dosa melakukan kesalahan, bagaimana kita ini? Tapi kenapa tetap susah sekali untuk mengucapkan kata "maaf"? Jawabannya adalah karena "maaf" membutuhkan keikhlasan yang luar biasa bagi yang mengucapkannya. Selain itu, banyak yang tidak mau mengucapkan karena anggapan salah selama ini yang menyatakan bahwa meminta maaf itu berbanding lurus dengan kekalahan, kelemahan dan ketidakberdayaan.

Padahal tidak seperti itu. Meminta maaf justru akan membuat kita semakin mulia, bukan hanya di sisi manusia namun juga di sisi Allah. Di sisi manusia, meminta maaf akan  menumbuhkan rasa kasih sayang di antara sesama. Jika orang yang meminta maaf tulus dan ikhlas, maka itu bisa dirasakan oleh orang yang dimintakan maaf, dan hal tersebut akan menyambung kembali tali silaturahmi di antara keduanya. Suatu permusuhan yang sudah sangat lama bisa selesai hanya jika salah satu pihak berinisiatif untuk meminta maaf.

Di sisi Allah, orang yang meminta maaf tulus kepada orang akan dilihat oleh-Nya sebagai orang yang rendah hati dan tidak sombong. Kesombongan sering menjadi alasan mengapa kita tidak mau meminta maaf. Dari mulai sombong karena harta, jabatan atau pangkat, hingga kesombongan karena merasa tidak bersalah. Kesombongan adalah sifatnya syaitan karena itulah sifat yang ditunjukkan pertama kalinya di saat dia tidak mau sujud kepada Nabi Adam.

Kesombongan dapat menghalangi seseorang untuk masuk ke dalam Surga, meskipun bentuk kesombongan itu teramat kecil. Rasulullah saw bersabda, "Tidak masuk surga orang yang di dalam hati ada kesombongan meskipun hanya sebesar biji sawi." (HR. Muslim)

Meminta maaf dapat menghilangkan rasa sombong yang ada dalam hati karena membuat kita bisa menerima keadaan diri sebagai makhluk yang tidak mungkin luput dari kesalahan. Mengucapkan "maaf" "tidak berarti kita mengakui kekalahan, melainkan membawa kemenangan karena mampu menguasai emosi kesombongan yang ada di dalam hati kita. "Maaf" mengajarkan bahwa semua manusia adalah sama dan kebenaran adalah hak bagi siapa saja, tanpa terkecuali.


Tolong

Tolong
Gambar oleh Anemone123 dari Pixabay

Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial. Maksudnya, tidak akan bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Bahkan, sampai meninggal dunia pun kita masih membutuhkan bantuan, paling tidak 4 orang, untuk mengangkat jenazah kita dan dimasukkan ke dalam kubur. Setelah sadar dengan kenyataan tersebut, lalu mengapa kata "tolong" sulit diucapkan ya? Apalagi, bagi orang-orang yang merasa memiliki kedudukan sosial yang tinggi.

Padahal, kedudukan sosial itu tidak berpengaruh apa-apa. Kedudukan sosial hanya dalam bidang pekerjaan, dan bukan dalam derajat manusia. Di antara sesama manusia itu tidak ada perbedaan status, kecuali tingkat ketakwaannya. Kata "tolong" membuat kita sadar akan keterbatasan dan kelemahan yang dimiliki. "Tolong" membuat kita lebih mampu untuk menerima diri sendiri secara apa adanya, dan melihat apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan.

Sebagian orang merasa tidak perlu meminta tolong karena menganggap orang yang kita perintahkan itu memang sedang mengerjakan kewajibannya. Saat seorang majikan meminta untuk memasak, mungkin sang majikan memang sudah menganggap bahwa tugas pembantu itu salah satunya ya memasak, jadi tidak perlu lagi menyuruhnya dengan embel-embel kata "tolong".

Padahal hidup ini kan seperti roda. Kadang kita di atas, terkadang di bawah. Kadang kita meminta pertolongan orang lain, di saat lain orang lain akan meminta pertolongan kepada kita. Coba posisikan diri kita di saat orang lain meminta pertolongan kepada kita tapi dengan cara yang tidak baik, atua bahkan mungkin menyuruh dengan kasar. Bagaimana perasaan kita? Pasti tidak suka kan? Kalau pun ada yang suka dikasarin berarti ada kelainan orang itu.

Sungguh indah jika kita terbiasa hidup dalam suasana saling tolong menolong, karena Islam sendiri telah mengajarkan budaya ini. Allah Swt berfirman, "Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan..." (QS. Al-Maidah [5]: 2)

Papa selalu mengajarkan jika ada seseorang meminta pertolongan dan saya dalam kapasitas mampu untuk menolongnya, maka wajib hukumnya untuk memberikan pertolongan. Papa mengajarkan untuk memiliki sifat 3H's: Honest, Humble dan Helpful. Kata beliau, "Honest is the best attitude, Humble is the best approach and Helpful is the best investment." Ya memang benar, menolong orang lain merupakan suatu investasi karena bisa saja suatu saat gantian kita yang akan membutuhkan pertolongan orang tersebut. Apalagi, jika orang yang meminta pertolongan sedang dalam kondisi terzhalimi.

Seperti yang telah dijelaskan Rasulullah dalamhaditsnya, "Tolonglah saudaramu yang menzhalimi dan yang terzhalimi." Para sahabat pun bertanya, "Menolong yang terzhalimi memang kami lakukan, tapi bagaimana menolong orang yang berbuat zhalim?" Rasulullah menjawab, "Membantu mencegahnya dari terus menerus melakukan kezhaliman itu berarti engkau telah menolongnya." (HR. Bukhari dan Ahmad)


Terima Kasih

Terima Kasih
Gambar oleh Ryan McGuire dari Pixabay

Ucapan "terima kasih" adalah salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Allah Swt melalui perantara manusia. Syukur sendiri merupakan hal yang diperintahkan oleh Allah Swt dalam firmanNya, "Dan ingatlah tatkala Tuhanmu memaklumkan: 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. Ibrahim [14]: 7)

Dalam ayat tersebut terdapat bahwa siapa saja yang bersyukur maka akan ditambahkan nikmat dan bagi siapa saja dengan hubungan kita kepada sesama manusia. Di saat kita mendapatkan bantuan/pertolongan dari orang lain, lalu kita menghargainya dengan mengucapkan "terima kasih" atas segala kebaikannya, maka bisa dipastikan orang itu akan merasa senang dan mau untuk menolong lagi di lain kesempatan.

Jangan pernah lupa mengucapkan "terima kasih", karena itu adalah penghargaan terhadap segala kebaikan yang telah diberikan oleh orang lain kepada kita. Namun sayangnya, kita sering kali lupa untuk mengucap kata sakti ini. Bagi sebagian yang lain, "terima kasih" sangat sulit untuk diucapkan karena memang ucapan "terima kasih" membutuhkan ketulusan dari yang mengucapkannya.

Menurut riset, dalam menjalani hubungan dengan orang lain, ucapan "terima kasih" sekecil apa pun dapat membuat suatu hubungan menjadi harmonis dan lebih baik. Baik itu dalam rumah tangga, dalam pekerjaan, dan lain-lain. Coba tanya dari pedagang gado-gado sampai pedagang berlian, pasti mereka senang jika dihargai, terlepas apa pun profesinya. Hal ini karena memang dasarnya manusia itu suka dihargai.

Saya pernah membaca buku "The True Power of Water" karangan Dr. Masaru Emoto, seorang peneliti dari Jepang. Dalam buku itu dijelaskan bahwa air memiliki banyak keistimewaan. Salah satu fakta yang dipaparkan bahwa ternyata iar bisa merekam pesan, seperti pita magnet atau compact disk. Air mampu untuk "mendengar" kata-kata, dapat "membaca" tulisan, dan bisa "mengerti" setiap pesan yang disampaikan.

Rasulullah pun ternyata sudah pernah menyampaikan hal tersebut dalam haditsnya, "Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh." Setiap kata-kata yang diucapkan terhadap air, maka air akan merespons secara positif dan berbentuk indah. Tapi jika kata-kata kasar yang diucapkan, maka air akan berubah bentuk menjadi sangat buruk.

Dr. Emoto melakukan penelitian terhadap air menggunakan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Percoban pertama saat air diucapkan kata "Arigato" yang artinya terima kasih, ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang sangat indah. Selanjutnya diucapkan kata "setan", kristal berbentuk sangat buruk dan mengerikan. Kemudian air diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bungat. Tapi ketika musik heavy metal yang diperdengarkan, kristal tersebut langsung hancur. Subhanallah bukan?

Lalu apa hubungannya sama manusia? Tentu ada! Sekitar 75% kandungan dari tubuh manusia berupa air. Dalam setiap tubuh makhluk hidup, komposisi air pastilah yang paling banyak, dan itulah yang menciptakan kehidupan. Hal ini pun sudah dijelaskan di dalam AL-Qur'an, "...Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (Q.S. Al-Anbiya [21]: 30)

Karena komposisi ari terbanyak, ini berarti bahwa sifat-sifat yang ada dalam air tentunya aakn ada juga dalam tubuh manusia. Coba saja buktikan dan bandingkan, saat kita mengucapkan kata "Terima kasih ya, semoga Allah membalas kebaikan kamu." Apa reaksi teman kita? Pasti senang dan htinya berseri-seri. Apalagi kalo yang ngucapin itu gebetannya, bisa gak tidur semaleman. Tapi apa jadinya jika kita mengucapkan, "Hi monyet, ambilin  buku di meja situ dong!", kira-kira apa reaksi teman kita?

Ya itulah manusia, fitrahnya adalah suci. Allah Swt memiliki sifat Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang dan Yang Maha Lembut. Maka Dia suka dengan kasih sayang dan kelembutan. Manusia yang merupakan ciptaan-Nya pun sudah pasti memiliki fitrah yang sama dengan Sang Pencipta. Manusia senang dengan kasih sayang dan kelembutan, hatinya akan menjadi tentram dan nyaman.


Ingat Selalu 3 Kata Sakti

Ingat Selalu 3 Kata Sakti
Gambar oleh Andrew Martin dari Pixabay

Jangan pernah lupa untuk selalu membiasakan diri mengucapkan kata "maaf", "tolong", dan "terima kasih" kepada siapa pun karena kekuatan kata-kata tersebut sangat luar biasa. Bukan saja bagi yang mendengar, tapi juga bagi yang mengucapkan. Ketiga kata tersebut akan melatih kita untuk belajar menghargai orang lain. Dengan mampu menghargai orang lain, paling tidak kita telah menghargai diri kita sendiri.

Ketika kata tersebut sangat sakti dan bisa membangun hubungan yang istimewa antara satu manusia dengan manusia lainnya. Dengan sering melatih mengucapkannya, maka hubungan silaturahmi akan terbangun lebih baik lagi di antara manusia. Jika hubungan silaturahmi sudah terbangun dan terjaga, maka kita tinggal menunggu saja bonus dari Allah.

Beberapa bonus dari bersilaturahmi diantaranya adalah panjang umur, keberkahan hidup, dosa-dosa diampuni hingga memperlancar rezeki. banyak hadits yang menjelaskan tentang hal ini, salah satunya, "Barang siapa yang merasa senang bila dimudahkan rezekinya dan dipanjangkan usianya, maka hendaklah dia menyambung silaturahmi." (HR Muslim)

Akhirnya saya mengucapkan "maaf" jika ada kesalahan dalam tulisan, "tolong" diamalkan jika memang bermanfaat, dan "terima kasih" karena sudah membaca #NotesFromQatar edisi Jumat ini.



Assad, Muhammad. 2011. Notes From Qatar Limited Edition. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

KOMENTAR

BLOGGER

PENCARIAN

Nama

3P's Secret for Scholarship Hunter,3,Agama,3,Agama Islam,2,Akuntansi,53,Analisis dan Perancangan Sistem Informasi,86,Anchor!,1,Bagaimana Cara,1,Bahasa Indonesia,29,Bahasa Inggris,2,Bing,12,Biologi SMP/MTS VII,3,Bola Energi,1,Buku,2,Buku Impian,1,Cara Bahasa Inggris,1,Cara Membuat,1,Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Bahasa Inggris,1,Contoh Kalimat Pasif Dalam Bahasa Inggris,1,Contoh Undangan Surat Dinas,1,Dahsyatnya Sedekah,1,Dasar Ilmu Komputer,4,DOS dan Windows,5,how to,1,Hypnotic Writing,1,Intelegensi Buatan,40,internet,2,Jaringan,2,Jaringan Komputer,7,Java,13,Kalimat Aktif Dan Pasif,1,Kalimat Pasif dalam Bahasa Inggris,1,Kata Konjungsi,2,Kekuatan Keyakinan,1,Kekuatan Visualisasi,1,Komputer,55,Konflik dan Office Idiots,9,Kuliah,228,Lampiran-Lampiran,8,Manajemen Informatika,230,Manajemen Strategik,9,Manajemen Sumber Daya Manusia,3,Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik,3,Mengadakan Rapat Dengan Office Idiot,2,Menulis Surat Resmi,1,My 365 Days in Qatar,5,Neo Technology,1,Notes From Qatar Limited Edition,36,Office Idiots,29,Office Idiots Dan Miskomunikasi Mereka,11,Other,59,Pascal,8,Pelamar Kerja Yang Idiot,2,Pemograman,26,Pemrograman,44,Pengenalan Komputer,5,Penggunaan Kata,1,Penggunaan Kata a dan an,1,Penggunaan Kata are,1,Penggunaan Kata di,1,Penggunaan Kata is dan are,1,Penggunaan Kata pun,1,Penggunaan Kata The,1,Penggunaan Kata was,1,Penutup,1,Perilaku Kelompok dalam Organisasi,14,Perilaku Organisasi,14,Pewawancara Yang Idiot,2,Review Buku,7,Revolusioner! Mudah Cari Pekerjaan,66,Sabar Sedikit Lagi Siapa Tahu Berikutnya Impian Itu Akan Datang,1,SARAN-SARAN PEMBUATAN CL (COVER LETTER) DAN CV (CURRICULUM VITAE),22,Senyumlah dan Dapatkan Pekerjaan Itu dengan Mudah,1,Siapa Idiot baru Ini?,2,Simulasi CAT,3,Sistem Informasi,40,Sistem Informasi dan Intelegensi Buatan,44,Surat Resmi,1,Tentang Penulis,1,Tips,5,Top Modul Lolos Test CPNS,3,Wawancara? Siapa Takut!,1,
ltr
item
HanifSky: 3 Kata Ajaib: Maaf, Tolong, Dan Terima Kasih
3 Kata Ajaib: Maaf, Tolong, Dan Terima Kasih
Notes From Qatar kali ini akan membahas tentang tiga kata sakti yang sering terlupakan oleh kita, yaitu "maaf", "tolong", dan "terima kasih".
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhiPTtPNzYmfI26y-bTiaA_8n_D2tdIkMI5xKnXI2adfZQEWouWnRTlBWEDVnHHNfoMwtK2KhKSs_WJym8MWD-eDBuFGe0wHkJiAyQF2BSdcErUn0OT4ZYFxP2s1LEObquMm3VLo-jgbjMf/s16000/3+Kata+Ajaib+Maaf%252C+Tolong%252C+Dan+Terima+Kasih.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhiPTtPNzYmfI26y-bTiaA_8n_D2tdIkMI5xKnXI2adfZQEWouWnRTlBWEDVnHHNfoMwtK2KhKSs_WJym8MWD-eDBuFGe0wHkJiAyQF2BSdcErUn0OT4ZYFxP2s1LEObquMm3VLo-jgbjMf/s72-c/3+Kata+Ajaib+Maaf%252C+Tolong%252C+Dan+Terima+Kasih.jpg
HanifSky
https://hanifsky.blogspot.com/2012/04/3-kata-ajaib-maaf-tolong-dan-terima-kasih.html
https://hanifsky.blogspot.com/
https://hanifsky.blogspot.com/
https://hanifsky.blogspot.com/2012/04/3-kata-ajaib-maaf-tolong-dan-terima-kasih.html
true
7876875396099374687
UTF-8
Memuat Semua Postingan Postingan Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Selengkapnya Balas Batal Hapus Oleh Beranda HALAMAN POSTINGAN Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN LABEL ARSIP CARI SEMUA POSTINGAN Tidak ditemukan postingan yang cocok dengan permintaan Anda Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Febuari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ menit yang lalu 1 jam yang lalu $$1$$ jam yang lalu Kemarin $$1$$ hari yang lalu $$1$$ minggu yang lalu lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN PREMIUM INI TERKUNCI LANGKAH 1: Bagikan ke media sosial LANGKAH 2: Klik tautan di media sosial Anda Salin Semua Code Pilih Semua Code Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode / teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin Daftar Isi